Cara murah jalan-jalan ke Jogjakarta nonton Art Jog

      Mau jalan-jalan kok ditunda-tunda gegara uang mepet, takut gak cukup, takut gak bisa makan habis jalan-jalan, takut laper mata!! Ayolah, jangan ditunda mumpung ada waktu. Lebih susah cari waktu kan? Uang juga sih, hihi. Ah, nanti keburu ketemu rutinitas lagi lho! meledak tuh lama-lama kepalanya.
Dulu, aku juga gitu, dipikir mateng kalau mau jalan-jalan. Alhasil akhir semester tanpa mikir panjang aku langsung gas ke Jogja!! Tempat paling aman buat keuangan dari Semarang.
       Tujuanku ke Jogja adalah jalan-jalan, tempat buat alasan ke Jogja adalah acara Artjog. Acara seni tahunan di Jogja. Saat itu aku bersama teman saya yang sekarang tambah status jadi pacar (sisipan cerita cinta). Kami berdua cuma modal 200. 100 untuk uang makan dan transport, sisanya buat tiket Artjog.
       Oke, cerita dimulai. Pagi hari yang cerah dan kesiangan, kami beranjak ke Stasiun Poncol menggunakan sepeda motor. Seharusnya kami berencana naik bis Trans yang harganya Rp 3.500 , menghindari biaya penitipan motor di stasiun seharga Rp 17.000/hari. Kecepatan tinggi pun kami lakoni, tapi apalah daya lampu merah 6kali menuju Stasiun tidaklah barokah jika ditrabas.  Jam menunjukkan pukul 09.00 WIB, kami hanya bertatap mata dengan mbak loket sebelum tanya tiket setelah mendengar "Tut tut tut...siapa hen. ." Telinga dua pasang teman yang tak berencana pacaran ini berangsur turun. Langkah gontai kami menuntun ke angkringan depan Stasiun. Kami makan dan minum dalam diam, puasa kami telah usai sepagi yang kesiangan ini. Bulan puasa yang penuh goda.
    "Gimana? kita naik motor aja yuk!!"
    " aku pengen naik kereta.."jawabku lesu.
    " naik motor sampe solo aja!!terus kita naik kereta dari sana, motornya dititipin.."
    " bensin Semarang ke Solo berapa? ditambah penitipan motor"
    " bensin 30ribu cukup buat PP, motor maticmu (beat) mayan irit kok. 30ribu+17ribu = 47ribu. Cukup!!!" Akhirnya kami berangkat. Jadwal kereta Solo-Semarang sampai magrib kok.Nih link jadwal prameks,
(http://prameks.com/).
     Yeah!! Sampailah kami di Stasiun Balapan. Sebenernya nggak harus Stasiun Balapan kok, Stasiun solo lainnya yang ada jadwal ke Jogjakarta juga bisa kok. Motor kami titipkan di parkiran, nggak ada persyaratan khusus. Kunci ganda motor kalian, bayarnya nanti pas diambil. Struk pembayaran sudah tertera jelas jam masuk dikali biaya perjamnya. artikel trakhir tahun 2017, (https://www.timlo.net/baca/68719702144/stasiun-purwosari-dan-balapan-mulai-berlakukan-tarif-parkir-progresif/)
    Perjalanan menggunakan kereta adalah perjalanan paling nikmat menurutku. Tranporstasi ini cukup murah, aman dan nyaman. Kamu yang lagi beruntung, bisa dapet kereta yang gambarnya berbau Jawa banget. Harga tiketnya Rp. 8.000. Kalau kereta lagi rame-ramenya, pastikan kamu siap berdiri dan berharal lelaki memberikan tempat duduknya,hehe, tapi tenang udah ada acnya kok. Oh iya, nggak ada colokan cas hp ya...
        Kami turun di Stasiun Tugu dekat lokasi Artjog menurut google map. Jam menunjukkan pukul 15.00 WIB. Kami coba cari angkutan, tapi nihil. Akhirnya kami memutuskan jalan kaki, setelah numpang pipis di kantor orang,haha. Ternyata gak jauh-jauh banget kok tempatnya, asal bikin nyantai aja..kan acaranya sampe malem.
      Nah setelah nonton acara inti, kalau temen-temen bingung cari penginapan murah..sebenernya ada banyak di gang-gang malioboro. Aku pernah dapet seharga Rp 70.000, ya tapi seadanya banget, bahkan nggak kamar mandi dalam. Waktu itu aku sama temenku udah mepet uangnya, jadi terpaksa tidur di emperan tengah malem. Ternyata nggak diusir kok, malah dikasihani.hoho
    Okay!!!sekian ceritaku ya...

   

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gunungpati Semarang punya Wadas Prongkol

Cara ke Kampung Inggris dari Semarang

Bapak yang Abu-abu