Wisata di Taman Budaya Yogyakarta

      Salam jangan tunda liburan!!!Yeee!!

   Hai, gimana liburan lebarannya?
Aku kemarin habis dari Yogyakarta dong, udah sering sih..tapi kan tujuannya beda-beda,hehe. Liburan kali ini aku berniat untuk nonton pertunjukan seni di Taman Budaya Yogyakarta, tempat dimana sering diadain acara kesenian. Tempatnya deket sama Malioboro tapi kemarin aku muter jauh banget gegara ngikutin MAP. Taman Budaya Yogyakarta tidak memperbolehkan parkir kendaraan di dalam, jadi kamu harus parkir di depan gerbang.
       Pertunjukan yang aku tonton kemarin itu adalah Ketoprak, kesenian tradisi Indonesia. Nama Ketopraknya adalah Ketoprak Contong, ketoprak ini masih memakai cara pemilihan tokoh secara tradisi ketoprak yaitu penokohan sesuai/ mendekati umur tokoh di naskah. Ketoprak Contong sudak menjadi ketopak modern, karena pengemasan latar panggungnya sudah tidak menggunakan "kelir" atau baground.Beberapa pemaparan situasi juga dikemas lebih simbolik yang menonjolkan estetikanya. Naskah yang dibawakan berjudul Sang Presiden karya Susilo Nugroho. Pertunjukan berlangsung hampir 2jam lebih, walau begitu guyonannya selalu membuat penonton tidak jadi bosan. Naskah Sang Presiden mengangkat cerita sejarah "Bandung Lautan Api", sebuah pertunjukan yang sangat mengedukasi. Penonton dipaksa memahami bahasa jawa krama selama adegan, namun hal tersebut sepertinya tidak terlalu menjadi kendala bagi penonton, terbukti dengan banyaknya penonton yang tertawa disetiap guyonannya...Hanya saja, beberapa suasana sedih tetap ada yang tertawa, karena beberapa aktor bertingkah lucu atau bisa dikarenakan banyak penonton awam.
      Penonton yang datang sangat beragam, dari anak-anak sampai orang tua. Aku sangat mengiyakan bahwa Yogyakarta kota seni, masyarakatnya sangat mengapresiasi kesenian. Tiket seharga Rp 50.000(duduk di bangku paling depan) tidak menjadi masalah, bahkan kemarin banyak yang kehabisan tike VIP tersebut. Aku memilih tiket kelas 1 seharga Rp 30.000, sedangkan kelas 2 (duduk bangku di barisan setelah VIP)seharga Rp 20.000 (duduk di lantai depan panggung). Pertunjukan yang diadakan tanggal 17-18 Juni ini sukses membuat bangku hari pementasan pertama ludes.
     Oke terimakasih sudah membaca...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gunungpati Semarang punya Wadas Prongkol

Cara ke Kampung Inggris dari Semarang

Bapak yang Abu-abu